Area Tematik Program Kami

Perbaikan Kondisi Kerja

Lorem Ipsum Dolor Sit

Mengapa isu ini penting

Dibandingkan laki-laki, perempuan memiliki akses yang lebih terbatas terhadap pekerjaan formal 55% perempuan dibandingkan 83% laki-laki (UNDP, 2015). Banyak perempuan miskin di daerah terpencil dengan pendidikan rendah, bekerja di sektor informal, termasuk para pekerja rumahan. UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, tidak secara spesifik menjabarkan tentang pekerja rumahan dan Indonesia belum meratifikasi Konvensi ILO No.177 tentang Pekerja Rumahan. Tanpa adanya hukum, pekerja rumahan dipekerjakan tanpa kontrak formal, membuat mereka rentan eksploitasi.

Pendekatan kami

Dukungan MAMPU terhadap pekerja rumahan berkontribusi pada target pembangunan jangka menengah pemerintah (RPJM 2015-2019), yaitu meningkatkan partisipasi tenaga kerja dan kesetaraan gender dalam peraturan dan hukum untuk melindungi perempuan lebih baik.

Menyediakan kondisi kerja yang baik bagi pekerja rumahan membantu mencapai Gol ke-8 dari SDG yaitu kondisi kerja yang layak dan pembangunan ekonomi.

MAMPU tema 2 berusaha untuk memperbaiki kondisi kerja dan menhilangkan diskriminasi di tempat kerja. Mendukung kegiatan empat mitra yaitu TURC, BITRA Indonesia, Yasanti dan MWPRI untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pekerja rumahan, mengumpulkan data pekerja rumahan, advokasi peraturan dan kebijakan untuk perlindungan pekerja rumahan di tingkat nasional dan sub-nasional.

Mitra memberikan pelatihan kesadaran isu gender, organisasi, negosiasi, asuransi, organisasi buruh dan usaha kecil. Mereka juga melakukan advokasi untuk peningkatan gaji serta asuransi kesehatan. Kini ada 140 kelompok pekerja rumahan yang mendukung 3000 perempuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendapatkan akses hak pekerja di 158 desa di 23 kabupaten dan 7 provinsi.

Capaian kami:

  • Terbentuknya Jaringan Nasional Pekerja Rumahan bulan Mei 2018 gabungan dari serikat pekerja rumahan di desa hingga propinsi.
  • Kertas kebijakan pendukung Peraturan Menteri Ketenagakerjaan tentang Keselamatan Kerja bagi Pekerja Rumahan menggunakan data pemetaan kondisi pekerja rumahan di wilayah kerja 4 mitra MAMPU
  • Ranperda Perlindungan Pekerja Rumahan dalam Prolegda 2017 DPRD Sumatera Utara
  • Akses pelatihan Keselamatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta peningkatan upah pekerja rumahan bagi kelompok binaan 4 mitra MAMPU. Di Bantul, pelatihan K3 diadvokasi untuk memakai dana desa.
  • Adanya 16 credit union beranggotakan >230 pekerja rumahan.
  • Adanya sekolah informal untuk pekerja perempuan Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI. Yogyakarta
  • Akses BPJS gratis dari pemerintah daerah selama 1-6 bulan untuk pekerja rumahan di Jember dan Jakarta

Dashboard berikut menampilkan sejumlah data dan informasi penting pada area tematik ini



Mitra Kami pada area tematik ini