Kegiatan

 

Suara dari Desa: Keberhasilan DESBUMI di Jember

25 September 2018
Penulis: dhina

“Sebelum DESBUMI, pemerintah desa kesulitan untuk melindungi warganya yang bekerja sebagai buruh migran karena selama ini, pemerintah desa hanya menandatangani dokumen tanpa mengetahui informasi lengkap migrasi warga. Ironisnya, setiap ada problem yang menimpa warga kami di luar negeri, pemerintah desa pasti terlibat menuntaskan masalah tersebut.

Namun setelah ada DESBUMI, kami dapat menandatangani dokumen warga yang akan bermigrasi setelah kami yakin tidak ada persoalan dalam dokumen tersebut.

Tak hanya itu. pemerintah desa sekarang juga bisa berbuat lebih untuk memberdayakan mantan buruh migran sekembalinya dari negeri rantau, karena pemerintah desa bisa mengalokasikan anggaran yang ditetapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk melakukan program-program pemberdayaan tersebut.” Tukas Miftahul Munir – Kepala Desa Dukuh Dempok, Jember, Jawa Timur ketika menghadiri acara monitoring Program MAMPU di Jawa Timur hari Kamis, 19 April 2018.

Beliau ungkapkan perasaannya selama mengikuti DESBUMI. DESBUMI adalah kumpulan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan akses buruh migran ke berbagai layanan di tingkat desa. Migrant CARE mengembangkan konsep ini didukung oleh program MAMPU. Dalam operasinya, DESBUMI memastikan bahwa para migran dan keluarganya memiliki akses ke berbagai layanan mulai dari panduan tentang opsi bermigrasi dan hak buruh migran, penanganan kasus dan rujukan ketika kesulitan muncul ketika berada di luar negeri, hingga pelatihan keterampilan pasca migrasi.