Kegiatan

 

Institut KAPAL Perempuan Sampaikan Hasil Pemantauan JKN-PBI di Kantor Staf Presiden

25 September 2018
Penulis: Intan febriani

Sejumlah anggota Sekolah Perempuan, dan perwakilan Institut KAPAL Perempuan berfoto bersama Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Bapak Eko Sulistyo.

MAMPU dampingi Institut KAPAL Permpuan memaparkan hasil pemantauan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran

Selasa (10 April 2018) lalu, Institut KAPAL Perempuan memenuhi undangan Kantor Staf Presiden untuk mempresentasikan hasil pemantauan program Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI). Pemantauan telah dilaksanakan pada Oktober 2017-Januari 2018 di Kec. Jatinegara Kaum (DKI Jakarta), Kab. Gresik (Jawa Timur), Kupang (Nusa Tenggara Timur), Kab. Lombok Timur dan Kab. Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat), dan Kab. Pangkajene dan Kepulauan (Sulawesi Selatan).

Hasil pemantauan yang melibatkan 1.311 responden dan 74 tim komunitas pemantau ini turut menunjukkan, meski data kepesertaan JKN maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebesar 88, 1%, sosialisasi kegunaan kartu oleh BPJS masih minim. Salah satu dampaknya adalah ketidaktahuan 87% responden bahwa kartu JKN-PBI dapat digunakan untuk pemeriksaan kesehatan reproduksi.

“Kami mendesak BPJS agar menjalankan tanggung jawabnya, dan membuat terobosan-terobosan untuk membuat desain sosialisasi yang mudah dipahami, lengkap, dan dapat menjangkau komunitas terpencil, wilayah sulit di pesisir, kepulauan, maupun pegunungan,” tegas Misiyah, Direktur Institut KAPAL Perempuan.