Kegiatan

 

Dialog Regional MAMPU Dukung Kepemimpinan Perempuan Capai SDGs

27 September 2018
Penulis: dhina

Program MAMPU mengadakan Dialog Regional bertema Leave No She Behind di Jakarta, 8-9 Agustus 2018 lalu dalam rangka mendukung kepemimpinan perempuan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) yang responsif gender, inklusif dan transformatif. Acara ini merupakan kelanjutan dari serangkaian konsultasi daerah yang telah dilaksanakan di 22 kabupaten/kota dan 10 provinsi selama Mei-Agustus 2018.

“Perempuan harus bergerak, bersuara, dan menjadi agen perubahan. Bukan objek, melainkan sebagai subjek,” tegas Dina Lumbantobing, Koordinator Pelaksana Konsorsium PERMAMPU (Perempuan Sumatera MAMPU), di awal acara.

Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Woro Srihastuti Sulistyaningrum, mengungkapkan bahwa Dialog Regional merupakan ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran dari berbagai inisiatif yang mendukung pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, yang berhasil dilaksanakan di Indonesia dan negara-negara tetangga.

Pembicara dari Filipina, Malaysia, Australia dan Indonesia berbicara tentang meningkatkan keterlibatan dan kepemimpinan perempuan melalui media sosial, pemberdayaan ekonomi, penguatan jaringan dan aksi kolektif, serta peran pemerintah dalam menghadapi ketidasetaraan gender. Para Mitra MAMPU dan pejabat pemerintah daerah melanjutkan diskusi lebih dalam mengenal isu-isu tersebut di hari kedua.

Kirsten Bishop, Konselor bidang Kemiskinan dan Pembangunan Sosial Kedutaan Besar Australia, mengungkapkan apresiasi bahwa acara ini dapat memperdalam aksi kolektif yang strategis dan efektif untuk mendukung pencapaian SDGs.

“Selanjutnya akan diadakan Pertemuan Nasional yang mengembangkan strategi untuk berbagi dan menerapkan pembelajaran dari MAMPU kepada audiens yang lebih luas, sehingga MAMPU dapat menunjukkan bahwa perempuan adalah aktof perubahan dalam mengatasi ketimpangan gender,” pungkas Dian Kartikasari, Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia.