Kegiatan

 

Bappenas Paparkan Reses Partisipatif sebagai Praktik Baik dalam Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender kepada Pemerintah Afghanistan

27 September 2018
Penulis: dhina

Pada 14 Agustus 2018, Pemerintah Afghanistan melakukan kunjungan belajar ke Kementerian PPN/Bappenas. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Afghanistan memahami PPRG lebih dalam melalui praktik baik yang telah berhasil diterapkan oleh Pemerintah Indonesia. Termasuk salah satunya adalah Reses Partisipatif yang dikembangkan oleh mitra MAMPU, BaKTI.

Dalam paparannya, Amalia Adininggar Widyasanti, Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan didampingi oleh Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga memperlihatkan latar belakang & konteks Indonesia sehingga muncul PPRG, situasi terkini isu perempuan, langkah yang diambil dalam pengarusutamaan gender beserta tantangan dan solusi yang diambil Pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan PPRG. Reses Partisipatif, model yang dikembangkan BaKTI, mitra MAMPU menjadi salah satu contoh praktik baik yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia dalam pelaksanaan PPRG di tingkat daerah.

Reses Partisipatif bertujuan untuk meningkatkan suara dan pengaruh perempuan dengan menghubungkan anggota parlemen dengan kelompok konstituen mereka melalui mekanisme reses yang melibatkan perempuan dan kelompok marjinal lainnya. Reses ini telah diuji coba di 8 kabupaten, melibatkan 26 anggota parlemen perempuan dan laki-laki sejak tahun 2015-2017. Diantaranya oleh dua anggota DPRD Kota Parepare dan dua anggota DPRD Kab. Maros.

Hasil diskusi Reses Partisipatif dirangkum dalam sebuah dokumen yang menjadi referensi para anggota parlemen, pemerintah dan konstituen dalam menyusun perencanaan pembangunan dan anggaran wilayah. Beberapa hasil baik dari Reses Partisipatif adalah DPRD menginisiasi PERDA No.12/ 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak di Kota Parepare dan PERDA No.15/ 2016 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Maros. Keduanya menjamin peningkatan usaha untuk memenuhi kebutuhan perempuan dan anak di Parepare dan Maros.