Kegiatan

‘Aisyiyah Umumkan Juara Kompetisi Film Pendek Bertemakan Kesehatan Reproduksi

‘Aisyiyah gelar Kompetisi Film Pendek dari September – awal Desember 2016 lalu. Pada Sabtu (17/12), ‘Aisyiyah umumkan pemenang Kompetisi Film Pendek 2016 di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA). Kompetisi yang didukung oleh MAMPU Program ini dilaksanakan untuk mempromosikan kesehatan reproduksi yang selama ini telah dikampanyekan oleh ‘Aisyiyah. Acara ini juga diwarnai dengan ulasan film dan talkshow bertajuk Film Bangun Generasi Melek Kesehatan Reproduksi.

Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si (Sekertaris Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah), Edi Cahyono (Sutradara Film SITI) dan Mega Ardina, M.Sc (Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UNISA) hadir sebagai pembicara dan Rosa Kusuma Azhar sebagai moderator dalam talkshow tersebut. Acara ini juga dihadiri oleh pimpinan pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini dan Rektor UNISA, Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat.

Terpilih 4 pemenang dari Kompetisi Film Pendek ini. Winda Dwi Astuti berhasil meraih Juara Terbaik I dengan karyanya yang berjudul Akibat Tidak SADARI Di Awal. Dalam karya ini, Winda menceritakan sepenggal kisah penderita kanker payudara. Selain menceritakan kisah tersebut, Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sebagai langkah awal untuk mendeteksi adanya kelainan payudara.

Animasi bertajuk Cegah Pernikahan Dini untuk Melindungi buah karya Nashwan Ihsan Fazil meraih predikat Juara Terbaik II. Animasi ini menampilkan informasi interaktif terkait dengan persentase pernikahan dini dimana Indonesia merupakan negara urutan terbesar ke- 2 di Asia Tenggara dan ke- 37 di dunia. Pernikahan dini ini didominasi oleh perempuan di bawah umur. Dipaparkan juga dampak negatif pernikahan dini seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), putus sekolah dan tingginya angka kematian ibu.

Sedangkan, Nabila Litani Fajri, Juara Terbaik III dengan buah karyanya yang berjudul Annisa Story berusaha untuk mengajak masyarakat untuk menghindari pernikahan dini dan merencanakan pernikahan di usia matang demi masa depan generasi muda yang lebih baik.

Isu kesehatan reproduksi lainnya seperti kanker payudara, turut diangkat oleh pemenang Juara Terbaik Favorit, Dzia Ulhaq dengan Kenali Sejak Dini. Dalam film ini dijabarkan penyebab kanker mulut rahim, beberapa diantaranya adalah kurang istirahat, diet yang tidak teratur, gaya hidup yang tidak sehat dan kurang berolahraga. Sebagai solusi, dijelaskan pula cara mencegah kanker mulut rahim dengan melakukan vaksin human papillomavirus (HPV) untuk wanita yang belum menikah, serta IVA dan pap smear untuk wanita yang aktif secara seksual.

Keempat karya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan mengakhiri pernikahan dini dan akan dipakai oleh ‘Aisyiyah untuk meningkatkan pengetahuan perempuan Balai Sakinah ‘Aisyiyah.