Anda di sini

Penelitian

Tujuan MAMPU adalah menyempurnakan kebijakan, peraturan, dan layanan pemerintah melalui kemitraan antara koalisi inklusif organisasi masyarakat sipil dan lembaga lain, yang peduli dan memiliki komitmen untuk membantu menyelesaikan isu gender dalam pembangunan, dan Pemerintah Indonesia. MAMPU percaya bahwa proses advokasi untuk mempengaruhi kebijakan harus didukung oleh data dan bukti-bukti yang kuat. Oleh karena itu, penelitian menjadi bagian penting dalam program MAMPU. MAMPU menghasilkan penelitian berkualitas untuk memberikan informasi yang lebih baik dan membagikan pengetahuan tersebut kepada masyarakat luas.

Research Result

Papua Working Group: Challenges and Opportunities for Papuan Women from Their Own Perspective

Asia Justice and Rights (AJAR), in collaboration with five Papuan women’s organisations and supported by the MAMPU Program, facilitated the establishment of a Papua Working Group (PWG) to inform programming through a better understanding of the experiences and needs of poor women in Papua and West Papua. This report captures the key findings from a participatory action research project, conducted over a period of six months, involving 87 marginalized indigenous women from Papua. The research is qualitative inquiry, using participatory tools to document the experiences and voices of Papuan women who are seldom heard. It creates a process for “listening-in” to women who are speaking candidly about their own lives. Key themes were documented and reflected upon by members of the working group and other experts.

Details

Women's Collective Action for Empowerment in Indonesia

How does local collective action empower women at the grassroots? A study of local women’s collective action (WCA) commissioned by MAMPU has explored the processes of change working at the village level. Defined as the formal or informal formation and activity of groups or networks of predominantly women that aims to bring about positive changes in women’s lives, key findings shows how WCA in a village context can lead to both individual and collective empowerment measured as changes to five empowerment “assets” (human assets, financial and resource assets, agency assets, social assets, and enabling assets). Findings also show that the potential for income generation is an important enabler of participation; in the right conditions, the involvement of ‘elite’ women can be an effective strategy for change; and that ‘intermediaries’ play a crucial role in linking ‘voice’ to policy. These and other critical features that facilitate ‘quality’ groups are essential in improving the access of poor women in Indonesia to critical public services and programs. 

Details

Penelitian Berbasis Kebijakan Mengenai Undang-Undang dan Layanan Pemerintah dalam Kekerasan Terhadap Perempuan di Indonesia

Penelitian ini bertujuan lebih dalam mempelajari dan menganalisa temuan-temuan utama dari penelitian dengan tema serupa yang sudah ada dalam rangka memberikan rekomendasi terbaik yang bisa dilakukan oleh Program MAMPU. Studi ini menemukan beberapa aspek kunci yang berperan penting dalam mengatasi Kekerasan Terhadap Perempuan: dinamika aktor yang terlibat (kementerian nasional dan badan-badan peradilan, badan-badan PBB, dan badan lainnya/LSM), integrasi  layanan di semua tingkat untuk korban kekerasan, serta kurangnya anggaran untuk penyediaan layanan korban kekerasan.

Details

Catatan Teknis: Apakah peningkatan angka kematian ibu 2012 di Indonesia disebabkan oleh perbedaan metodologi?

Sebuah studi lanjutan yang berfokus pada metodologi statistik, di mana peneliti menguraikan metode yang digunakan dalam penghitungan AKI pada data SDKI 2007 dan 2012 serta menentukan komponen-komponennya. Menggunakan penyesuaian teknis dalam pendekatan statistik seperti fungsi pembobotan dan faktor, penelitian ini mereplikasi penghitungan AKI untuk mengidentifikasi sumber-sumber yang berpotensi menimbulkan diskrepansi pada setiap langkah dalam proses, diikuti dengan analisis sensitivitas untuk mengukur dampaknya.  

Details

Memahami kematian ibu di Indonesia menggunakan Sensus Penduduk 2010 dan PODES 2011

Melengkapi Literatur Penelitian  sebelumnya yang disusun oleh penulis yang sama, penelitian ini menggunakan Sensus Penduduk Indonesia tahun 2010 sebagai sumber data utama, dan menggunakan Survey Potensi Desa (PODES) 2011 sebagai data pendukungnya, penelitian ini mengembangkan model yang mengidentifikasi faktor-faktor penentu yang signifikan dari kematian ibu di Indonesia serta menangkap hal-hal yang berpotensi menjadi faktor perancu. Sebuah model probit digunakan dalam penelitian ini, dengan kematian maternal sebagai variabel dependen dan variabel independen yang diantaranya termasuk karakteristik perempuan, rumah tangga, serta karakteristik desa tempat mereka tinggal.

Details

Memahami Penyebab Kematian Ibu di Indonesia: kajian penelitian tentang faktor-faktor penentu dan tren angka kematian ibu di Asia-Pasifik

Laporan ini meliputi gambaran umum faktor-faktor yang berhubungan dengan Kematian Ibu di Indonesia dengan menggunakan sejumlah sumber literatur dan data atau bukti-bukti temuan terbaru dalam membawa kejelasan dan fokus terhadap isu-isu terkait. Analisis dalam kajian ini terdiri dari faktor-faktor mendasar yang mempengaruhi situasi terkini dan faktor-faktor penentu kematian ibu menurut konteks negara dibandingkan dengan negara-negara lain yang berada dalam status perkembangan setara. Hasil penelitian mengidentifikasi kebutuhan untuk menyelaraskan berbagai pendekatan yang berbeda dan memperoleh kejelasan tentang sejauh mana peningkatan yang telah dicapai atau sebaliknya.

Details

Kajian tentang Penyediaan Layanan Pengasuhan Anak di tingkat Desa dan Komunitas di Indonesia

Kebijakan tentang penyediaan dan implementasi taman penitipan anak (TPA) sangatlah penting, terutama dalam menghadapi masalah yang belum terpecahkan seperti rendahnya angka partisipasi (pendaftaran TPA), biaya yang terlalu tinggi bagi masyarakat miskin, kurangnya investasi pemerintah, serta terbatasnya pelatihan bagi guru. Kajian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik melalui kerangka peraturan dan kelembagaan mengenai pengasuhan anak, serta untuk mengumpulkan contoh kasus bagaimana TPA dioperasikan dan didanai di berbagai daerah di Indonesia.

Details

Kajian Penelitian Berorientasi Kebijakan tentang Kematian Ibu di Indonesia

Kajian literatur ini bertujuan untuk meneliti kunci kajian penelitian berorientasi kebijakan untuk mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan prioritas pengembangan demi kepentingan penelitian di masa mendatang. Kajian yang didasarkan pada 62 publikasi yang telah melalui penelaahan sejawat ini juga menelusuri isu-isu penting tentang aspek non-klinis pada kematian ibu, antara tahun 2004 dan 2014. Kajian ini mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan informasi seperti pengukuran Angka Kematian Ibu (AKI) yang kredibel, kebutuhan yang tak terpenuhi untuk program keluarga berencana (KB) khususnya pada masyarakat yang belum menikah, insidensi, prevalensi dan dampak aborsi yang tidak aman serta kesehatan reproduksi remaja.

Details

Tinjauan Penelitian Berorientasi Kebijakan untuk Perlindungan Buruh Migran Indonesia

Bekerja di luar negeri menjadikan para TKI rentan terhadap berbagai risiko. Guna menghasilkan masukan bagi kebijakan yang sedang berjalan serta rekomendasi untuk penelitian selanjutnya, kajian literatur ini menggunakan 22 laporan penelitan berorientasi kebijakan. Kajian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab masalah pada TKI, diantaranya adalah kurang jelasnya informasi yg dimiliki oleh TKI terkait kondisi kerja di negara tujuan, ketergantungan yang berlebih pada sponsor, serta rendahnya pengawasan dan penegakkan hukum terhadap pihak yang bertanggungjawab dalam penyaluran TKI.

Details

Penghidupan Perempuan Miskin dan Akses Mereka terhadap Pelayanan Umum

Studi baseline ini merupakan bagian dari rangkaian studi longitudinal 2014-2020 yang memberikan gambaran awal mengenai kehidupan perempuan miskin di 5 kabupaten terpilih di Indonesia (Deli Serdang, Cilacap, Timor Tengah Selatan, Kubu Raya, Pangkajene) dalam kaitannya dengan 5 MAMPU tematik daerah, yaitu akses terhadap perlindungan sosial, pekerjaan, perlindungan perempuan pekerja migran, kesehatan reproduksi ibu dan kekerasan terhadap perempuan. Karakteristik kemiskinan yang berbeda antara laki-laki dan perempuan memerlukan pemahaman yang komprehensif tentang kondisi yang dialami perempuan miskin, terutama dalam hal penghidupan mereka dan akses ke pelayanan publik. Upaya untuk meningkatkan penghidupan perempuan miskin akan berdampak pada lintas generasi. Oleh karena itu, usaha untuk meningkatkan penghidupan perempuan ini akan memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan anak yang merupakan generasi selanjutnya.

Details
Australian Aid - Managed by Cowater International Inc. on behalf of The Australian Government | Term of Use | Disclaimer
Top