Anda di sini

PERMAMPU (Perempuan Sumatera Mampu)

PROFIL

PERMAMPU adalah sebuah konsorsium sejumlah lembaga swadaya masyarakat atau organiasai non-pemerintah yang didirikan atas dasar perjuangan untuk menguatkan kepemimpinan perempuan akar rumput dalam pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi perempuan (HKSR) di Sumatera. Konsorsium ini resmi didirikan di Medan pada 27 November 2012, dan memiliki anggota delapan LSM perempuan di Sumatera, yaitu Flower Aceh, Aceh; Perkumpulan Sada Ahmo (PESADA),  Sumatera Utara; Organisasi Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M), Sumatera Barat; Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita Sumatera (PPSW), Riau; Aliansi Perempuan Merangin (APM), Jambi; WCC Cahaya Perempuan, Bengkulu; WCC Palembang, Sumatera Selatan; dan DAMAR - Lampung.

Tujuan Organisasi

Melakukan penguatan kepemimpinan perempuan akar rumput untuk penghapusan kemiskinan, melalui perlindungan dan pemenuhan Hak-hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi perempuan, khususnya perempuan di pedesaan dan perempuan miskin kota.

Prinsip Organisasi

Dalam mengembangkan organisasi dan program PERMAMPU baik secara keorganisasian maupun perorangan dilandasi prinsip-prinsip sebagai berikut:

  • Berbasis HAP

Diwujudkan melalui pengakuan, penghormatan, pendidikan dan perlindungan seluruh hak-haknya sebagai individu yang merdeka dan mempunyai martabat tanpa ada pembedaan, pemberian kesempatan dan perlakuan yang sama dalam pembagian peran, fungsi, posisi, tugas dan tanggungjawab; serta memungkinkan perlakuan yang berbeda karena perbedaan biologis dan peran kodrati.

  • Anti Diskriminasi

Sikap Anti Diskriminasi (pembedaan perlakuan) diwujudkan dengan menerapkan perlakuan yang sama tanpa melihat perbedaan status, kedudukan, suku, agama, ras, jenis kelamin, ideologi, status perkawinan, kondisi tubuh, kesehatan dan orientasi sexual.

  • Setara

Diwujudkan dengan sikap tidak ada dominasi (penguasaan oleh pihak yang lebih kuat), tidak merendahkan baik secara sikap, verbal dan perilaku; dengan pembagian peran yang jelas dan bertanggungjawab.

  • Partisipatif

Diwujudkan dalam keterlibatan aktif di seluruh pelaksanaan sampai evaluasi program Konsorsium, melalui mekanisme yang menjamin keterlibatan yang menguatkan di antara para anggota.

  • Akuntabel

Diwujudkan dengan pemberian laporan program dan keuangan secara berkala kepada masyarakat mitra dan publik, serta memberikan kesempatan kepada pemanfaat program dan pemangku kepentingan  untuk meminta pertanggungjawaban dan pertanggung-gugatan.

  • Profesional

Ditunjukkan melalui manajemen organisasi, program dan personil yang didasarkan atas motivasi, kompetensi, efisiensi dan efektifitas.

  • Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Sikap yang ditunjukkan melalui tindakan-tindakan yang tidak mentolerir segala bentuk penyalah gunaan wewenang, konflik kepentingan karena perkawanan atau hubungan keluarga, dan berbagai bentuk lainnya yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.

  • Non Partisan

Diwujudkan dengan posisi Konsorsium yang tidak merupakan pertalian dari salah satu partai politik dan bebas dari individu yang merupakan pengurus-pengurus partai.

  • Berbagi Daya dan Saling Belajar

Diwujudkan dengan berbagi informasi, pengetahuan, pengalaman, keterampilan, keahlian yang dimiliki antar organisasi anggota untuk  saling menguatkan dan untuk kepentingan pemanfaat program.  

  • Keterpaduan

Diwujudkan dengan upaya membangun sinergisitas antar program yang dilaksanakan melalui mekanisme dan analisis interseksi program bersama,  yang mengutamakan kepentingan pemanfaat program.

  • Dedikasi/Loyal

Sikap yang menunjukan ketetapan sikap terhadap aturan yang sudah disepakati dan dijalankan, kemauan untuk membicarakan masalah secara terbuka dan upaya  menemukan solusi bersama, serta menjaga kerahasiaan (confidentiality) masalah internal konsorsium sepanjang tidak berlawanan dengan hukum dan prinsip-prinsip lainnya.

  • Akrab

Sikap yang diwujudkan melalui kedekatan antar individu , mendorong untuk saling  mengenal, menerima, berbagi rasa, untuk terciptanya ruang aman dan nyaman serta menguatkan solidaritas.

Kegiatan Utama 

Kegiatan-kegiatan utama yang dilakukan PERMAMPU di wilayah kerja anggotanya antara lain:

  1. Penguatan perempuan (dewasa dan remaja) di pedesaan dan miskin kota mengenai pendidikan seksual komprehensif yang terintegrasi dengan penguatan politik dan ekonomi perempuan.
  2. Pelayanan pendampingan perempuan dan layanan informasi tentang HKSR perempuan.
  3. Peningkatan kesadaran dan pemahaman para tokoh; tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama mengenai seksualtas dan kesehatan reproduksi berbasis hak perempuan.
  4. Penyuluhan kebijakan dan alokasi anggaran daerah untuk peningkatan akses pelayanan kesehatan seksual dan kesehatan reproduksi perempuan yang ramah.
  5. Pengembangan penelitian-penelitian feminis seputar isu seksualitas dan kesehatan reproduksi perempuan.
  6. Pendokumentasi pengalaman lapang mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi perempuan menjadi pengetahuan kolektif perempuan lintas isu dan lintas geografis.
  7. Pengembangan jaringan kerja untuk gerakan perlindungan HKSR perempuan di Sumatera di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional.

 

Struktur Organisasi PERMAMPU

Struktur organisasi PERMAMPU dibagi dalam dua unsur yang saling berhubungan, yaitu:

1. MANAJEMEN PERMAMPU, yang terdiri dari: (a) Rapat Anggota; (b) Tim Kerja, dan (c) Organisasi Penyelenggara

2. PROGRAM LAPANGAN PERMAMPU, yang meliputi (a) Organisasi, (b) Forum Pemangku Kepentingan di setiap wilayah program.

Struktur tersebut mengatur tentang mekanisme kerja yang berhubungan dengan peran dan fungsi setiap unsur organisasi.

1. Struktur Manajemen PERMAMPU

Rapat Anggota mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Perencanaan dan perumusan program.
  • Penyusunan aturan pokok konsorsium.
  • Pemilihan Tim Kerja dan penentuan organisasi host konsorsium.
  • Saling berbagi informasi dan konsultasi umum perkembangan program dari masing-masing organisasi anggota.
  • Menerima dan menganalisa laporan pemantauan dan evaluasi Tim Kerja.
  • Menerima dan menganalisa laporan keuangan dan administrasi Organisasi Penyelenggara (host).
  • Melakukan asesmen keorgansiasian pada organisasi anggota dan konsorsium. 
  • Melakukan analisa bersama dan menemukan pokok-pokok pembelajaran periodik dari pengalaman konsorsium.
  • Menyusun dan merumuskan program dan standar pelaksanaan program konsorsium.

 

Tim Kerja mempunyai fungsi:

  • Melakukan asesmen terhadap organisasi anggota untuk melihat kekuatan dan kelemahan.
  • Melakukan diskusi dan tabulasi proposal masing-masing organisasi anggota.
  • Memastikan kemampuan anggota untuk terlibat penuh dalam konsorsium dan berkomitmen untuk pencapaian tujuan bersama.
  • Merekomendasikan perbaikan dan asistensi sesuai kebutuhan.
  • Koordinasi kegiatan antar organisasi dan konsorsium.
  • Memastikan pelaksanaan kegiatan program organisasi anggota melalui pemantauan enam bulanan dan evaluasi serta perencanaan tahunan.
  • Memeriksa kembali (re-check) perencanaan program/operasional dan anggaran yang diajukan oleh organisasi anggota.
  • Mengetahui dan memberikan pandangan sesuai kebutuhan ke organisasi penyelenggara (host) untuk setiap pencairan dana yang diajukan oleh organisasi anggota.
  • Melakukan koordinasi dan mengambil inisiatif sesuai kebutuhan untuk kegiatan peningkatan kapasitas, asistensi organisasi, advokasi antar organisasi, manajemen pengetahuan dan aksi cepat tanggap (urgent action).

Tim Kerja

  • Koordinator  : Dina Lumbantobing (PESADA)
  • Anggota       : Tety Sumeri (Cahaya Perempuan WCC), Desy Setiawaty (Flower Aceh)

 Organisasi Penyelenggara mempunyai fungsi:

  • Mengajukan anggaran konsorsium kepada organisasi dana.
  • Menerima dana kegiatan program (aktifitas program dan operasional) dari pihak organisasi dana atas nama organisasi penyelenggara.
  • Melakukan pencairan dana kepada organisasi anggota sesuai dengan pengajuan anggaran yang sudah dikoordinasikan oleh Tim Kerja.
  • Memastikan seluruh organisasi anggota melaksanakan sistem administrasi dan keuangan sesuai dengan aturan yang sudah disepakati bersama (sesuai prinsip akuntansi keuangan NGO, transparansi dan akuntabilitas).
  • Melakukan pengawasan manajemen keuangan organisasi anggota.
  • Melakukan internal audit organisasi anggota sesuai kebutuhan dan aturan organisasi dana.
  • Memastikan setiap organisasi anggota menyerahkan laporan audit konsolidasi kepada organisasi penyelenggara (host).
  • Memilih akuntan publik sesuai kriteria organisasi dana dan memastikan pelaksanaan audit setiap tahunnya, serta menginformasikan kepada Tim Kerja.
  • Membuat laporan keuangan ke organisasi dana dengan tembusan ke Tim Kerja.

2. Program Lapangan PERMAMPU

Organisasi Anggota terdiri dari:

  • Flower Aceh, Aceh
  • PESADA (Perkumpulan Sada Ahmo), Sumatera Utara
  • LP2M, Sumatera Barat 
  • PPSW Sumatera, Riau
  • APM, Jambi
  • WCC Cahaya Perempuan, Bengkulu
  • WCC Palembang, Sumatera Selatan
  • DAMAR, Lampung

Forum Pemangku Kepentingan

Sebuah wadah bersama bagi para pihak terkait meliputi unsur pemerintah daerah, para tokoh masyarakat (tokoh adat dan tokoh agama), masyarakat sipil dan media di delapan wilayah program PERMAMPU. Forum berperan untuk mendiskusikan isu dan pendekatan kebijakan (formal dan informal) yang berhubungan erat dengan perencanaan, perumusan dan perubahan kebijakan serta anggaran daerah yang berpihak pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan dan perempuan miskin.   

PROGRAM

PERMAMPU memilih tema program ke empat, yaitu Memperkuat Kepemimpinan Perempuan untuk Mencapai Kesehatan Ibu dan Reproduksi yang Lebih Baik dengan tujuan meningkatkan perlindungan dan pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) perempuan di delapan provinsi di Sumatera. PERMAMPU telah selesai mengadakan riset mengenai seputar kehamilan yang tak diinginkan di delapan provinsi di Pulau Sumatera. Berdasarkan hasil riset tersebut, akan disusun sebuah desain program.

 

Jl. Jend. Jamin Ginting, KM 8 
no 282, Medan 20154, Indonesia

Phone/Fax:
+6261 8361102
Email:
pesada@indosat.net.id

Tags Program 4, PERMAMPU
Australian Aid - Managed by Cowater International Inc. on behalf of The Australian Government | Term of Use | Disclaimer
Top