Cerita Perubahan

Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Bantaeng : Aktif Pastikan Kesehatan Reproduksi jadi Prioritas di Musrenbang

“Di kelurahan, awalnya saya masuk dalam komisi sarana prasarana. Setelah ikut pelatihan kader dengan ‘Aisyiyah saya merasa isu kesehatan reproduksi menjadi penting untuk masuk dalam perencanaan. Namun, komisi sarana prasarana tidak bisa mengusulkan suatu isu, saya pun akhirnya pindah ke komisi sosial budaya agar bisa memasukan isu kesehatan reproduksi,” tutur Nurhayati, Pimpinan ranting ‘Aisyiyah Bantaeng

Awalnya, ia sempat kecewa karena ternyata program kesehatan reproduksi yang semula jadi program prioritas di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) tiba-tiba tidak muncul di Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam).

Namun bersama tim dari ‘Aisyiyah, ia terus mengawal lagi agar isu kesehatan reproduksi masuk dari mulai Musrenbangkel sampai akhirnya masuk di Musrenbangcam.

Saat menghadiri Pelatihan Motivator MAMPU-‘Aisyiyah, 12 Maret 2016, Nurhayati bercerita mendapatkan informasi terbaru dari ‘Aisyiyah, di kabupaten, usulan kesehatan reproduksi tidak masuk ke prioritas isu yang dibahas, hanya masuk lampiran. “Mengetahui hal ini, kami akan terus mengawal,” ujarnya.

Dilaporkan oleh Mida Mardhiyah (‘Aisyiyah)