Cerita

Perjalanan Ketua Kelompok Komunitas Mekar Sari Menjadi Perempuan Pemimpin

Utami adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di desa Bukit Beringin, Jambi.

Awalnya, ia merupakan pribadi yang pemalu. Ia merasa tidak percaya diri karena pendidikannya yang tidaklah tinggi.

“Saya ini pemalu. Kalau ada rapat, baik di desa maupun di pertemuan wali murid di sekolah anak saya, saya tidak pernah bicara atau mengajukan usul. Saya takut salah. Maklum, saya hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujarnya.

Hal ini berubah sejak Utami bertemu dengan Community Center Mekar Sari, salah satu kelompok dampingan Aliansi  Perempuan Merangin (APM) dan Program MAMPU. Utami yang selama ini tidak pernah aktif dalam pertemuan apa pun, mulai membuka diri untuk datang ke pertemuan rutin Community Center Mekar Sari dan berdiskusi dengan para anggotanya.

Kini, ia tidak hanya berani bersuara, tetapi juga berani untuk memberikan usulan untuk kemajuan kelompok. Berkat usahanya ini, pada tahun 2013, ia terpilih menjadi Ketua Community Center Mekar Sari. Selama masa kepemimpinannya, Community Center Mekar Sari berkembang dengan baik.

“Sekarang, saya tidak malu lagi. Keberanian saya mulai tumbuh. Kemampuan berbicara saya juga mulai terasah semenjak bergabung dengan Community Center Mekar Sari. Bahkan saya berhasil menjadi ketua kelompok. Saya percaya, perempuan juga bisa berbicara dan menjadi pemimpin,” ujar Utami.

Utami tidak hanya berdiskusi dan memberikan usulan di kelompoknya. Ia juga aktif berdialog dengan pemerintah desa di Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Tidak hanya sampai disitu, dengan dampingan Aliansi Perempuan Merangin, ia dan Community Center Mekar Sari juga memperkenalkan program Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR). Dalam program tersebut membantu anggota kelompok dan masyarakat untuk memahami HKSR. Program ini mengajarkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan pengetahuan mengenai isu – isu gender yang mempersiapkan generasi muda dengan pengetahuan dan nilai untuk membuat keputusan terkait dengan kehidupan sosial dan seksual mereka.

Utami juga mengajak warga di desanya untuk menjadi anggota Community Center Mekar Sari agar masyarakat juga mengetahui informasi seputar HKSR.

Utami berharap perempuan di daerahnya dapat aktif berorganisasi dan berjuang bersama untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Ia percaya perempuan dapat memimpin perubahan dan setiap perempuan bisa menjadi pemimpin.

 

Penyempurnaan cerita dari Most Significant Changes yang ditulis oleh Sri Lestari