Cerita

Pemimpin Perempuan Pekerja Rumahan (PPR) Yogyakarta dan Jawa Tengah Berkonsolidasi

Perempuan Pekerja Rumahan (PPR) yang didukung oleh MAMPU, mengadakan kegiatan konsolidasi pemimpin Perempuan Pekerja Rumahan (PPR) se-DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Jawa Tengah pada 25 Mei 2017 yang lalu. Konsolidasi ini dihadiri oleh 12 orang dari perwakilan PPR DIY dan 12 orang PPR Jawa Tengah.

Dalam kegiatan ini, masing-masing perwakilan PPR saling menceritakan kegiatan terkait pengorganisasian dan kampanye di daerah masing-masing, juga capaian dan tantangan yang dihadapi oleh serikat.

Federasi Serikat Perempuan Pekerja Rumahan Kabupaten Bantul, DIY telah mendapat dukungan dari pemerintah Kabupaten dan Lurah di 5 desa untuk pembentukan federasi di tingkat Kabupaten. SPPR Ngudi Makmur sudah terdaftar di Disnakertrans Bantul serta mengikuti pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari Disnakertrans DIY.

Adapun HBW Mandiri Ungaran, Jawa Tengah telah melakukan audiensi ke DPRD dan Bupati Semarang bersama jaringan dalam rangka May Day, serta melakukan advokasi kasus Bu Giyati sampai tahap proses mengajukan gugatan ke pengadilan.

Selain itu, peserta diminta untuk berpasangan dan saling menceritakan pekerjaan yang dilakukan. Dengan begitu, selain saling mengenal, para peserta dapat mengetahui kondisi dan pekerjaan peserta lainnya.

Salah satu peserta menceritakan pengalamannya. Wahyu Widiastuti (SPPR Kreatif Bunda Wonolelo) mengatakan, “Nasib teman saya, Bu Basiroh sama dengan saya, yang merupakan tulang punggung keluarga. Kita merasa hebat dan bisa bertahan di kondisi apapun. Kita menopang keluarga. Untuk upah, kondisi saya lebih baik. Dulunya Bu Basiroh menjahit sarung baseball yang dihargai Rp 750. Saat ini Bu Basiroh menumpuk kain perca untuk alas panas, setiap 1 kilo kain dihargai Rp 800”.

Sebagai rencana tindak lanjut dari kegiatan ini, PPR DIY bersama PPR Jawa Tengah melakukan konsolidasi untuk saling memajukan PPR satu sama lain, serta membentuk group komunikasi bersama untuk mempermudah dan mempercepat pembagian informasi terkait capaian serta tantangan yang dihadapi.

Dilaporkan oleh: Dian Buana