Cerita Perubahan

Jaringan Perempuan Maros: Dari Forum Aspirasi Perempuan hingga Sekolah Politik

“Kami merasa kalau kami bergerak terpisah, perjuangannya tidak terarah. Oleh karena itu kami membentuk Jaringan Perempuan Maros (JPM),” tutur Agusnawati, Pendiri Yayasan Maupe, tentang awal pergerakan di Maros.

Ia bercerita jaringan ini berawal dari forum-forum aspirasi perempuan desa yang melakukan penguatan-penguatan tentang bagaimana cara melakukan advokasi, pendampingan, menyelesaikan masalah yang ada di lingkungan sosial, hingga bagaimana cara menyampaikan aspirasi ke perlemen.

Dari JPM ini muncul ide terbentuknya Sekolah Politik Perempuan Maros. “Sekolah ini kembangkan menjadi kelas politik di desa dengan program MAMPU. Kami menyebutnya kelas politik desa karena para pengajar yang datang untuk mengajar ke desa, siswa-siswa tidak datang ke sekolah,” ujarnya. Yayasan Maupe sendiri merupakan salah satu mitra BaKTI yang fokus untuk bekerja sama dengan parlemen untuk mendukung lima tema MAMPU.