Foto

PhotoVoice: Pulang Membawa Kegagalan

Pulang Membawa Kegagalan
<
>

“Merantau tidak selamanya pulang membawa keberhasilan, tetapi ada juga yang pulang membawa luka/kegagalan dari perantauan. Apalagi bagi keluarga yang ditinggalkan. Pasti mereka merasa sedih, apalagi bagi sang istri yang ditinggal merantau sang suami yang sudah berpuluhan tahun pergi tetapi tidak ada kabar maupun kiriman uang atau yang lain- nya. Itulah bukti kegagalan dari merantau. Ini kisah seorang nenek di kampung kami.”

Fotografer:

Suryani Lamanepa, atau biasa dipanggil Peni, lahir di Ambon-Maluku. Saat ini Peni adalah kader posyandu di desanya, Desa Beutaran, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, NTT. Ia juga aktif sebagai kader buruh migran Gleri, yaitu kelompok buruh migran di desa tersebut. Peni memiliki hobby mandi di laut.

PhotoVoice: Suara Perempuan dalam Foto

Foto ini adalah satu dari 48 foto hasil jepretan 21 ibu-ibu mantan buruh migran, anggota keluarga buruh migran dan pemerhati buruh migran yang tinggal di enam desa di NTB dan NTT.  Cerita foto dan profil fotografer dapat dibaca dalam foto yang ditampilkan.

Melalui foto, mereka menyuarakan keprihatinan, kebutuhan dan menceritakan keberhasilan sebagai buruh migran.  Mereka juga menggunakan foto-foto ini untuk merekam perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka, kehidupan masyarakat di sekitar mereka serta menyampaikan tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Foto-foto mereka pernah dipamerkan dalam dua acara nasional yaitu Konferensi Nasional Perempuan Inspirasi Perubahan (Mei 2015, di Jakarta) dan Jambore Buruh Migran (November 2015, di Jember).  Cerita tentang mereka ditulis oleh wartawan Kompas, Meidiana, dan dipublikasikan dalam Kompas Minggu (edisi cetak), tanggal 13 Desember 2015.

MAMPU bekerjasama dengan Migrant CARE, dan mitra lokal PPK (Perkumpulan Panca Karsa) di Lombok dan Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) di Lembata, melakukan pelatihan kepada ibu-ibu ini pada bulan Maret 2015 dan dilanjutkan bulan Desember 2015.  Pelatihan diberikan oleh PhotoVoice, konsultan dari London, Inggris.