Foto

Perempuan Pekerja Rumahan di Bantul Bentuk Federasi Serikat Pekerja

28 Juni 2018
Penulis: admin

2_81 1_100
<
>

Perempuan Pekerja Rumahan Kabupaten Bantul, Yogyakarta mendeklarasikan pembentukan federasi serikat pekerja pada 15 Mei 2017. Deklarasi ini dilaksanakan di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Bantul.

Adanya berbagai persoalan yang dihadapi perempuan pekerja rumahan, seperti upah yang rendah, tidak adanya jaminan kesehatan dan jaminan kerja, menjadikan kondisi perempuan pekerja rumahan sangat dirugikan.

Untuk itu, dengan pembentukan federasi serikat pekerja ini, posisi tawar pekerja rumahan menjadi lebih kuat karena dijamin oleh undang-undang. Perempuan pekerja rumahan diharapkan dapat mengakses program ketenagakerjaan paling tidak tingkat kabupaten dan mendapat keberpihakan pemerintah

Berdasarkan data sementara dari Yasanti, jumlah perempuan pekerja rumahan di Kabupaten Bantul ada sekitar 900 orang dari total 1.250 pekerja rumahan yang ada di Yogyakarta. Selain itu, saat ini di Bantul sudah terdapat lima serikat perempuan pekerja rumahan yang telah terdaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul. Oleh karenanya, Yasanti menindaklanjuti dengan Deklarasi Pembentukan Federasi Serikat Perrempuan Pekerja Rumahan Kabupaten Bantul.

Yayasan Yasanti (Yayasan Anisa Swasti), yang didukung oleh Program MAMPU, mengumpulkan sebanyak 125 perempuan pekerja rumahan dari lima Desa yaitu dari Desa Bangunjiwo, Bawuran, Wonolelo, Wukirsari dan Segoroyoso untuk mewakili perempuan pekerja rumahan se-Kabupaten Bantul dalam deklarasi ini.

Dalam deklarasi ini, turut hadir wakil Bupati Bantul H. Abdul Halim Mislih, Lurah Desa Wonolelo Dra. Pujiastuti Sugiyanto dan Lurah Desa Bangunjiwo Drs. Praja, yang memberikan dukungannya terhadap perempuan pekerja rumahan di Kabupaten Bantul agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.