Foto

Pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Pangkep tekankan Pentingnya Basis Data

27 Juni 2018
Penulis: admin

1b95acd0-5a3f-4d5c-8071-5017571631d7 bc32b935-a215-4bbd-b543-14082d9dd653
<
>

Pada 2 Juni 2016 yang lalu, Institut KAPAL Perempuan dan Yayasan Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM), yang merupakan mitra dan sub-mitra Program MAMPU, ikut serta dalam pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan 2016-2021 bersama SKPD dan para anggota DPRD Pangkep.

Pembahasan ini dilaksanakan dalam Workshop Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang mengangkat tema “Mewujudkan Kabupaten Pangkep sebagai Pelopor Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”.

Pertemuan yang difasilitasi oleh Prof. Darmawan dari Universitas Hasanudin ini, membahas draft RPJMD yang sudah disusun, terutama menjelaskan kepada anggota DPRD mengenai kerangka RPJMD dan alurnya.

Prof. Darmawan menyampaikan, “Selama ini, data masih menjadi masalah utama karena data SKPD tidak lengkap dan tidak akurat. Padahal, untuk membuat rencana program diperlukan basis data yang akurat”.

Menurut Prof. Darmawan, hal itulah yang menjadi penyebab saat batas waktu pemeriksaan dan finalisasi RPJMD, masih banyak SKPD yang belum menyerahkan dan masih banyak data yang kosong. Hal tersebut berdampak pada isu strategis yang disusun tidak sesuai dengan outcomes yang ingin dicapai. Oleh karena itu, perlu partisipasi aktif dari DPRD untuk selalu mengingatkan SKPD agar menyusun dan menghasilkan data yang akurat.