Foto

Pelatihan Advokasi Berbasis Bukti bagi Mitra MAMPU

6_14 1018ced2-27fb-4b6f-81d2-0068924af2ec (1)_0 5_9 4_10 3_61 2_67 1. Partners getting to know BPS data and major indices used by GoI to measure poverty
<
>

Pada 26 September – 1 Oktober 2016 yang lalu, Program MAMPU mengadakan pelatihan advokasi berbasis bukti di Yogyakarta bagi para Mitra MAMPU. Kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama MAMPU bersama Melbourne School of Governance(MSoG), Universitas Melbourne Australia dan Universitas Gadjah Mada ini, bertujuan untuk mendukung mitra-mitra MAMPU dalam penggunaan data untuk memperkuat usaha advokasi.

Penggunaan data dan bukti dapat membantu meningkatkan efektifitas usaha advokasi. Pendekatan tersebut semakin banyak diadopsi oleh kalangan organisasi berbasis masyarakat, pemerintah, parlemen serta berbagai lembaga penelitian.

Materi dalam pelatihan ini difokuskan pada pemahaman serta penggunaan berbagai bentuk data dan bukti yang dapat digunakan untuk advokasi mitra MAMPU, peningkatan pemahaman tentang proses dalam pembuatan kebijakan, perancangan rencana penelitian, serta pengemasan data dan informasi yang ada untuk mendukung advokasi.

Pelatihan yang diikuti oleh 26 peserta dari berbagai organisasi Mitra dan Sub-Mitra MAMPU ini, menghadirkan berbagai narasumber dan praktisi dari MAMPU, Universitas Melbourne dan Universitas Gadjah Mada.

Dengan metode yang aplikatif dan interaktif, peserta diajak untuk berlatih menggunakan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pemerintah Indonesia dalam mengukur kemiskinan di Indonesia. Selain itu, dengan berkelompok, para peserta mempresentasikan perencanaan advokasi melalui simulasi (role play) dihadapan para panelis.

Dilaporkan oleh: Aaron Situmorang (Research Officer – Program MAMPU)