Cerita Perubahan

Lombok Timur akan Replikasi Sekolah Perempuan di NTB

1_34
<
>

Pada bulan Maret 2016 yang lalu, masyarakat dan organisasi perempuan mengadakan musrenbang perempuan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB). Kegiatan yang telah berjalan selama dua tahun ini dilaksanakan atas inisiasi dan desakan dari LSM perempuan yang dimotori oleh Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) – Mitra KAPAL Perempuan kepada BPPKB.

Dari hasil forum SKPD Dikpora melalui PLS dan BPPKB, Lombok Timur akan mereplikasi sekolah perempuan. Hal ini akan dianggarkan di Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2017. Jika memungkinkan, program ini akan dimasukkan dalam perubahan anggaran tahun 2016.

Harapannya, pada tahun 2017 terdapat:

  1. Sebanyak 20 desa sebagai piloting untuk perencanaan penganggaran yang responsif gender dan pro-poor;
  2. Penyusunan PTO pelibatan perempuan terutama bagi komunitas marjinal dalam perencanaan sampai monev pembangunan dengan kuota 30 persen;
  3. Pendidikan politik dan kepemimpinan perempuan di 20 kecamatan;
  4. Pendidikan keterampilan bagi kelompok disabilitas di 20 kecamatan.

Kerjasama akan dilakukan oleh berbagai NGO, seperti LPSDM, Mitra Samiya, BaKTI, Santai, Pekka, Samanta, Gema Alam dan organisasi lainnya. Dalam hal ini, BaKTI berperan untuk melakukan advokasi dan mengamankan anggaran di DPR.

Dilaporkan oleh Dewi Damayanti (Partner Engagement Officer – Program MAMPU)