Foto

Diskusi Penguatan Komunitas Kalibaru, Jakarta Utara

5 3_5 2_7 1_8
<
>

LBH APIK Jakarta melakukan diskusi penguatan di Komunitas Kalibaru, Jakarta Utara. Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan Maret yang lalu ini, diikuti oleh 16 perempuan, baik ibu rumah tangga maupun buruh. Diskusi dibuka oleh Ibu Wartini selaku paralegal LBH APIK Jakarta, dan jalannya diskusi difasilitasi oleh Uli Pangaribuan (Staf LBH APIK Jakarta) serta Ibu Dunia (Paralegal LBH APIK Jakarta).

Dalam diskusi tersebut, para peserta diminta untuk berbagi pengalaman dalam keluarganya terkait pembagian peran antara laki-laki dan perempuan. Sebagian peserta bercerita tentang masalah keluarga yang dihadapinya sewaktu masih anak-anak dan orang tua yang masih membeda-bedakan kasih sayang dan perhatian antara anak perempuan dan laki-laki. Sebaliknya, peserta yang sudah berumah tangga dan mempunyai anak menyatakan bahwa mereka sebagai orang tua berusaha untuk tidak membeda-bedakan pola pengasuhan antara anak laki-laki ataupun anak perempuan.

Setelah berbagi cerita, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok kecil, kemudian masing-masing kelompok diminta untuk menjawab dan mendiskusikan pertanyaan yang diajukan oleh fasilitator.

Konten diskusi mencakup hal-hal dalam keseharian para peserta. Secara keseluruhan terdapat 5 pertanyaan, antara lain: siapa yang mengurus rumah tangga, apakah suami atau istri? Siapakah yang menjadi kepala rumah tangga? Atas nama siapa sertifikat rumah/ tempat tinggal? Di tangan siapa kewajiban mengurus anak dan kewajiban siapa mencari nafkah?

Hasil dari diskusi tersebut menunjukkan bahwa peserta sudah dapat mengidentifikasi apa itu seks dan gender. Selain itu, mereka dapat mengetahui bahwa  kekerasan terhadap perempuan bermula dari diskriminasi gender yang dibentuk oleh pola budaya yang berkembang di masyarakat dan dilanggengkan melalui praktek dalam rumah tangga.