Cerita

Syamsiah, Tokoh Masyarakat dari ‘Aisyiyah, Dimuat di Kertas Putih Kebijakan Luar Negeri Australia

Sebagai perempuan asal Desa Kaili di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang dahulu pemalu, Syamsiah telah berkembang pesat. Kini, ia dikenal luas di lingkungannya sebagai kader ‘Aisyiyah yang aktif mengampanyekan isu-isu kesehatan perempuan. Cerita Syamsiah turut menjadi bagian dari Kertas Putih Kebijakan Luar Negeri 2017, yang diluncurkan 23 November lalu.

“Saya sudah lama ingin mendedikasikan hidup saya untuk melayani masyarakat,” kenang Syamsiah, sebagaimana dikutip dalam Kertas Putih. “Kemudian Program MAMPU dimulai. Lewat MAMPU, saya punya kesempatan untuk melakukan ini,” tambah Syamsiah, yang pernah mengikuti pelatihan kepemimpinan yang didukung oleh MAMPU.

Pada mulanya, Syamsiah kerap harus menghadapi penolakaan saat datang dari pintu ke pintu untuk meningkatkan kesadaran seputar isu-isu kesehatan reproduksi, termasuk deteksi dini kanker. Sekarang, ia tak hanya telah beroleh dukungan sang suami untuk berkegiatan di masyarakat. Syamsiah juga pernah berpartisipasi dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa dan kabupaten, untuk mewakili warga miskin dari desanya.

Diiringi rasa percaya diri dan semangat kepemimpinan yang terus berkembang, Syamsiah terus melangkah maju. Dalam wawancaranya dengan MAMPU tahun lalu, ia mengungkapkan bahwa banyak perempuan usia subur (PUS) yang kini tertarik untuk menjadi anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah. Mereka pun dengan senang hati berbagi pengetahuan baru ke lingkungan sekitar, termasuk para ayah yang bangga karena anaknya menikah dini.

“Mereka bisa berkata, ‘Di kampung saya tidak begitu, karena sudah ada sosialisasi. Kalau menikah dini, nanti bisa merusak organ tubuh anak kami,” ulang Syamsiah.

Pengalaman Syamsiah dalam mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menjadi wujud semangat untuk meningkatkan status kesehatan dan gizi perempuan, salah satu area tematik MAMPU. Dalam Kertas Putih Kebijakan Luar Negeri 2017, Syamsiah tampil di antara mereka yang bermitra dengan program pendampingan pembangunan Australia untuk membantu masyarakat menjadi lebih sejahtera dan tentram.

Kertas Putih 2017 merupakan dokumen internasional yang komprehensif tentang kebijakan luar negeri Australia dalam 14 tahun terakhir. Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu prioritas utamanya. Salah satu inisiatif pemberdayaan perempuan yang dilakukan adalah program pembangunan yang bekerja dengan mitra untuk mendorong kepemimpinan perempuan di masyarakat dan parlemen.

Baca cerita Syamsiah dalam Kertas Putih Kebijakan Luar Negeri 2017 selengkapnya (dalam Bahasa Inggris) di sini.