Cerita

Pengalaman Remaja Pahami Kesehatan Seksual dan Reproduksi Melalui Pusat Informasi Konseling

Lilik Sasri Yana atau Sasri adalah seorang siswi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bengkulu. Sebagaimana remaja pada umumnya, ia kerap menghabiskan waktu dengan teman – teman seusianya dan memahami bahwa pergaulan remaja saat ini sangat lekat dengan pergaulan bebas. Ia khawatir, karena ia memahami bagaimana pergaulan bebas beresiko terhadap tingginya angka penderita  human immunodeficiency virus (HIV) atau acquired immune deficiency syndrome (AIDS) dan kehamilan di luar nikah.

Kekhawatiran Sasri tersebut, memicunya untuk mencari informasi lebih lanjut akan isu-isu kesehatan seksual dan reproduksi. Mengetahui hal ini, beberapa kawan mengajaknya bergabung dengan kegiatan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) yang didukung oleh Program MAMPU.

Tak lama setelah bergabung dengan PIK R, ia mengikuti diskusi, pertemuan berkala dan pelatihan mengenai Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR). Selain itu, ia belajar untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri sebagai seorang remaja.

Pengalaman ini telah membuka mata Sasri akan pentingnya menjaga kesehatan seksual dan reproduksi. Kini, dia mengetahui cara menjaga kesehatan reproduksi. Ia pun membagikan pengetahuan mengenai isu-isu Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksual (HKSR) kepada teman-temannya. Ia menjadi teman berdiskusi bagi teman – temannya. Apabila ada hal-hal yang tidak ia pahami, ia juga selalu berkonsultasi dengan pendampingnya di PIK R. Diharapkan dengan berkonsultasi, ia dapat memberikan solusi yang  benar-benar bermanfaat untuk lingkungan.

Ia bersyukur, program ini telah meningkatkan kesadaran remaja di sekolahnya akan pentingnya HKSR. Kini, mereka mengetahui bahwa perempuan perlu memperhatikan kesehatan seksual dan reproduksi. Selain itu, setelah mengetahui dampak buruk dari pergaulan bebas, para remaja ini juga lebih berhati-hati dalam bergaul.

Sasri berharap PIK R dapat mengajak lebih banyak remaja di sekolahnya untuk memperhatikan HKSR. Diharapkan juga angka pergaulan bebas dan angka penderita  HIV dapat ditekan.

Semangat Sasri!

* Penyempurnaan cerita dari Most Significant Changes yang ditulis oleh Desi Wahyuni