Cerita

Sampaikan Capaian Program, Tim Program MAMPU Kunjungi DPRD Kota Kendari

Tim Program MAMPU melakukan audiensi dan diskusi ke DPRD Kota Kendari, Sulawesi Selatan. Dalam pertemuan tersebut, tim hendak menyampaikan hasil capaian dari program-program yang dilakukan di Kendari oleh Rumpun Perempuan Sulawesi Tenggara (RPS) dan BaKTI, dengan dukungan Progam MAMPU.

Sebelumnya, RPS telah melaksanakan serangkaian program dan kegiatan penguatan kapasitas untuk anggota parlemen melalui berbagai pelatihan, seperti pelatihan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, public speaking, dan gender budgeting.

Rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kendari, Abdul Razak. Dan dalam pertemuan ini, anggota legislatif dari berbagai partai politik turut hadir.

Abdul Razak menyampaikan apresiasinya terhadap program-program yang dilakukan RPS yang dirasa bermanfaat bagi para anggota legislatif.

Pelatihan-pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Terus terang kami hanya memiliki sedikit sekali pengetahuan tentang hal tersebut“, ujar Abdul Razak yang juga merupakan perwakilan dari PAN.

Hal serupa disampaikan oleh Ahmad  Labello dari PKS, yang terkesan dengan dengan hal-hal yang dilakukan program MAMPU melalui RPS.

Program ini identik dengan bimbingan teknis yang biasanya dilakukan di Jakarta. Alhamdulilah hal serupa dilakukan di Kendari. Materi dan metode pelatihannya mudah dimengerti dan tidak terlalu banyak teori, sehingga bisa diaplikasikan ke masyarakat secara langsung“, kata Ahmad Labello.

Pada awal program, DPRD Kota Kendari tidak terlalu antusias dengan program yang ditawarkan karena belum mengetahui kemanfaatan dari program-program tersebut untuk parlemen. Namun, setelah mengetahui manfaat adanya dukungan dan intervensi dari Program MAMPU, DPRD Kota Kendari menyepakati penandatanganan MoU kerjasama dengan RPS dalam hal penguatan kapasistas Anggota Parlemen Perempuan (APP) dan Anggota Parlemen Laki-laki (APL) di Kota Kendari.

Untuk berbagi informasi program MAMPU dan penguatan anggota parlemen perempuan (APP) dan anggota parlemen laki-laki (APL), BaKTI turut mengajak Ketua DPRD Kabupaten Pare-Pare dalam pertemuan tersebut.