Cerita

MAMPU Dukung Hari Buruh Migran Sedunia 2015

Pada 18 Desember 2015, Migrant CARE didukung oleh Program MAMPU menyelenggarakan acara Malam Peringatan Hari Buruh Migran Sedunia untuk memperingati 25 tahun hadirnya Pada terbitnya sebuah instrumen terkait buruh migran yaitu Internasional Konvensi 1990 tentang Perlindungan Hak-hak Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.

Bertempat di Pusat Perfilman Usmar Ismail, peringatan tahun ini mengambil tema Step It Up : Dignity, Rights and Development yang mengandung pesan khusus Langkah Maju untuk Penghormatan Martabat, Perlindungan Hak Buruh Migran dan Pembangunan yang Menyejahterakan Buruh Migran.

Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 6 tahun 2012 yang mengatur tentang buruh migran, namun belum diiringi dengan upaya implementasi dan harmonisasi pada tataran kebijakan di tingkat nasional. Akibatnya persoalan kekerasan, diskriminasi, hukuman mati dan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak asasi buruh migran masih terus terjadi.

MAMPU diwakilkan oleh Enurlaela Hasanah, Technical Program Manager di dalam sambutannya memaparkan kerjasama Pemerintah Indonesia bersama dengan Pemerintah Australia untuk memberikan perlidungan yang lebih baik bagi buruh migran dan keluarganya, dengan menempatkannya menjadi salah satu tema Program MAMPU. Untuk mendukung program ini, MAMPU bekerjasama dengan Migrant CARE dan 5 mitra lokalnya di 4 provinsi di Indonesia sebagai program percontohan Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI) dimana desa menjadi pusat informasi semua kegiatan terkait buruh migran mulai dari sebelum hingga setelah migrasi.

MAMPU berharap program ini bisa menjadi salah satu upaya untuk ikut berkontribusi dalam mendukung pemenuhan hak-hak buruh migran dan keluarganya.