Cerita

Lokakarya Pertukaran Pengetahuan Mitra Hibah Inovasi MAMPU 2015

Satu tahun berlalu sejak Program MAMPU meluncurkan program Hibah Inovasi. Enam mitra OMS yang terpilih berkumpul lagi untuk menampilkan kemajuan inovasi mereka dan saling belajar dari pengalaman mitra-mitra lain melalui sebuah lokakarya di Jakarta, 19-20 Oktober 2015.

Di dalam lokakarya ini ada berbagai kegiatan. Salah satunya adalah sesi pitching ke publik. Mitra harus melakukan pitching selama 5 menit mulai dari program mereka hingga pencapaiannya ke kelompok donor, praktisi inovasi sosial, dan sektor swasta. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa pitching ini adalah pengalaman pertama mereka.

Setelah pitching terjadi, beberapa mitra hibah inovasi MAMPU menindaklanjutinya dengan berbagai pertemuan. Contohnya, Walang Perempuan dan CGCK memiliki pertemuan diatur dengan The Asia Foundation, Hivos dan Rutgers WPF ingin bertemu lebih lanjut dengan OTMI. Selain itu, ada pula sesi pertemuan dengan Google, yang sangat disukai oleh mitra MAMPU. Melalui Google, CGCK diberikan tips tentang cara untuk membingkai advokasi mereka berdasarkan tren pencarian Google (dalam tiga tahun terakhir, kata “kemiskinan” kurang dicari, sementara kata “masalah sosial” lebih banyak “di-google), YSKK diberikan tips agar Tenunkoe masuk pada Radar UKM Google, OTMI dan Google berbicara tentang membuat meme berhubungan dengan supir ojek dalam menanggapi temuan bahwa banyak siswa SMP di Kupang berpacaran tukang ojek, dan semua mitra memiliki percakapan tentang membuat situs mereka lebih bisa dicari melalui Googla.

Mitra juga bergantian berbagi pengetahuan mereka dalam seri Klinik Inovasi dan memiliki waktu untuk merenungkan tahun lalu mengelola Hibah Inovasi MAMPU. Secara keseluruhan, lokakarya ini adalah cara yang baik untuk melihat kembali Hibah Inovasi dan di saat yang bersamaan menjadi ajang belajar, berbagi pengetahuan dan menciptakan peluang baru untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak lain.