Cerita

“Kampanye Makan Ikan” di Kupang: Tingkatkan Kesehatan dan Gizi Perempuan Indonesia

“Kampanye Makan Ikan” merupakan kampanye yang diusung oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein, demi mencapai tujuan Nawacita yaitu meningkatkan potensi manusia Indonesia. Selain itu, kampanye ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan negara dari industri perikanan.

Sebagai salah satu bentuk kegiatan “Kampanye Makan Ikan”, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Teten Masduki, perwakilan dari Bappenas RI dan Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, melakukan kunjungan ke desa nelayan di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada 28 April 2017 yang lalu.

Pada kesempatan tersebut, Teten Masduki bertemu dan berdiskusi dengan komunitas nelayan dan kelompok perempuan pengolah ikan di Kupang. Mereka merupakan anggota dari Sekolah Perempuan yang dibina oleh Pondok Pergerakan, salah satu mitra lokal KAPAL Perempuan, yang didukung oleh Program MAMPU.

Destri Handayani, Kepala Sub-direktorat Pemberdayaan Perempuan dan Gender Mainstreaming Bappenas RI, menyatakan bahwa Kampanye Makan Ikan sejalan dengan Program MAMPU untuk meningkatkan kesehatan dan gizi perempuan.

Kepada para perempuan, Teten Masduki menyampaikan bahwa dalam menghadapi persaingan global, diperlukan generasi penerus yang sehat. Salah satunya dengan makan ikan. Oleh karenanya, peran ibu dan perempuan sangat penting untuk meningkatkan konsumsi ikan.

Selain bertemu dan berdiskusi dengan kelompok perempuan, rombongan turut berkunjung ke tempat pelelangan ikan di Pantai Oeba, Kupang untuk melihat dan mendengar langsung bagaimana proses pengelolaan ikan mulai dari penangkapan hingga pengolahan menjadi berbagai produk panganan berbasis ikan.

Para anggota sekolah perempuan dan juga komunitas nelayan sangat antusias dengan kunjungan ini. Salah satu pesan yang mereka sampaikan adalah agar para perempuan terus diberi pelatihan agar perempuan bisa terus maju.