Cerita

‘Aisyiyah Sumedang Bangun Kesadaran Perempuan Pemimpin Komunitas Melalui Pelatihan Kader

Kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi merupakan salah satu hak dasar warga negara, tapi pemenuhan hak atas kesehatan reproduksi masih memerlukan perhatian lebih. Rendahnya akses perempuan terhadap layanan kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh faktor kebijakan, penyediaan layanan kesehatan, maupun pemahaman dan kesadaran dari pengguna layanan kesehatan masih terlihat.

Selain itu, minimnya kesadaran women local leader (pemimpin perempuan di komunitas) tentang pentingnya kesehatan reproduksi bagi perempuan membuat akses perempuan ke layanan kesehatan reproduksi semakin terhambat.

“Kepemimpinan kuat yang dimiliki women local leader akan mendorong meningkatnya akses perempuan pada layanan kesehatan reproduksi di tingkat komunitas.” ungkap Hajar Nur Setyowati, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah,

Oleh karena itu ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan terus berusaha menumbuhkan kapasitas kepemimpinan perempuan melalui kader ‘Aisyiyah. Oleh karena itu “Pelatihan Kader tentang Penguatan Kepemimpinan Perempuan dan Kesehatan Reproduksi” diselenggarakan di Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sumedang pada 18-19 Februari 2017.

Kegiatan yang diikuti oleh 62 peserta yang sebagian besar adalah kader ‘Aisyiyah ini memberikan beberapa materi tentang kepemimpinan perempuan oleh fasilitator dari Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Selain itu diberikan pula informasi tentang isu dan kebijakan pemerintah tentang kesehatan reproduksi (ASI-KB-IVA dan Sadarnis, Gizi, JKN) yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Sumedang.

Menurut Hajar, dari pelatihan ini diharapkan peserta memiliki pemahaman tentang isu kepemimpinan perempuan

“Selepas pelatihan ini, para kader paham hubungan antara kesehatan reproduksi dengan pentingnya kepemimpinan perempuan untuk mengakses layanan kesehatan reproduksi,” ujar Hajar.

Selain itu diharapkan peserta juga memiliki keterampilan dalam membentuk kelompok perempuan dan advokasi di tingkat komunitas.

Dilaporkan oleh Suri Putri (‘Aisyiyah)