Cerita

‘Aisyiyah Peringati Hari Kanker Payudara

Pada tanggal 23 Oktober, ‘Aisyiyah mengadakan salah satu rangkaian kegiatan Pink Day yang bertajuk “Hari Kanker Payudara, Tabligh Akbar dan Launching Peduli Gisi: Donasimu, Selamatkan Ibu”. Program MAMPU turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Pangkep, Bapak Syahban Sammana. Beliau terkesan dengan banyaknya peserta acara, lebih dari 5000 kupon acara terjual. Acara ini diramaikan oleh pentas seni, kampanye kesehatan dan penyerahan beasiswa pendidikan bagi yang membutuhkan.

Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Pangkep, Dra. Sri Hajati Fachrul Islam menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Hari Kanker Payudara, salah satu jenis kanker pembunuh perempuan terbesar di Indonesia. Ada dua kegiatan sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu penyerahan modul mengenai penanganan kanker serviks dan payudara oleh komunitas berbasis masyarakat di Makassar dan juga peluncuran GISI.

GISI merupakan akronim dari Gerakan Infaq (ZIS) Sayang Ibu, yaitu gerakan  untuk memberikan dan mendistribusikan Zakat Infaq Shodaqah bagi upaya peningkatan derajat kesehatan ibu. Melalui GISI, ‘Aisyiyah ingin menumbuhkan kesadaran untuk memberikan Zakat guna mengatasi isu-isu kesehatan ibu serta mengkampanyekan bahwa distribusi ZIS dapat diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan kesehatan reproduksi perempuan, seperti pemeriksaan IVA/pap smear, Sadarnis, pembiayaan pengobatan kanker, persalinan, layanan KB bagi perempuan miskin.

Menyambung sambutan sebelumnyaKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Dr. Indriani Latif menerangkan adanya kerjasama yang baik antara ‘Aisyiyah dan Dinas Kesehatan Pangkep untuk mewujudkan acara ini.

“Salah satu alasan penting untuk melakukan deteksi dini kanker payudara adalah terbatasnya sarana kesehatan di daerah kepulauan. Dengan deteksi dini, kita dapat membantu proses penanganan lebih lanjut jika ditemukan adanya kanker payudara,” tukas Indriani.

Beliau pun berharap agar kerjasama yang baik dengan ‘Aisyiyah dan Pemerintah Daerah (PEMDA) Pangkep ini dapat terus berjalan.

Dilaporkan oleh: Nurus Smasiatul Mufida (Parliament Stream Officer – Program MAMPU)